Kamis, 22 Januari 2009

Karunia Mu

Album : Cinta
Munsyid : The Fikr
http://liriknasyid.com


Birunya langit oh putihnya awan
Menjadikanku tertegun tertawan
Lambaian pohon oh menari - nari
Mengajak daku mengingat Ilahi

Semakin ku terlena dengan segala karunia
Tiada yang mampu menyaingi keagungan-MU
Akankah kudapati semua limpahan rahmat-Mu
Tapi kumalu karena itu tak pantas bagiku

Begitu banyak dosa tlah kulakukan
Akankah Engkau ampuni
Namun ku yakin Engkau maha penyayang
Pada hambanya yang berserah diri

Birunya langit oh putihnya awan
Menjadikanku tertegun tertawan
Lambaian pohon oh menari - nari
Mengajak daku mengingat Ilahi

Semakin ku terlena dengan segala karunia
Tiada yang mampu menyaingi keagungan-MU
Akankah kudapati semua limpahan rahmat-Mu
Tapi kumalu karena itu tak pantas bagiku

Begitu banyak dosa tlah kulakukan
Akankah Engkau ampuni
Namun ku yakin Engkau maha penyayang
Pada hambanya yang berserah diri

Semakin ku terlena dengan segala karunia
Tiada yang mampu menyaingi keagungan-MU
Akankah kudapati semua limpahan rahmat-Mu
Tapi kumalu karena itu tak pantas bagiku

Begitu banyak dosa tlah kulakukan
Akankah Engkau ampuni
Namun ku yakin Engkau maha penyayang
Pada hambanya yang berserah diri
Pada hambanya yang berserah diri

Rabu, 21 Januari 2009

Cara Mengobati Hati yang Kena "Virus" Merah Jambu

sebab rasa suka:
1. hati yang tak teirisi rasa cinta, syukur, dzikir, dan ibadah kepada Allah.
2. Membiarkan mata jalang. Mengumbar mata adalah jalan yang menghantarkan pada kesedihan dan keresahan
3. Meremehkan ibadah, dzikir, doa, shalat
Sesungguhnya salat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar (Q.S. Al-Ankabut:45)

obatnya:
1. Berusaha selalu berada di pintu2 ibadah dan memohon kesembuhan kepada Allah
2. Merendahkan pandangan dan menjaga malu
3. Menjauhkan hati dari hal2 yang bisa mengikat dan berusaha melupakannya
4. Menyibukkan diri dengan amal shaleh dan berguna
5. Menikah,,,

(Buku La Tahzan)

Semoga bermanfaat,,,,,

Laut takkan indah tanpa gelombang...
Langit takkan indah tanpa bintang ...
Bintang takkan bersinar tanpa kegelapan...
Perjuangan takkan berakhir tanpa pengorbanan...
(Sayyidina Ali RA)
Jika kita menghijrahkan cinta, dari kata benda menjadi kata kerja, maka tersusunlah sebuah kalimat peradaban dalam paragraf sejarah. Jika kita menghijrahkan cinta, dari jatuh cinta menuju bangun cinta, maka cinta menjadi sebuah istana, tinggi menggapai surga. (Salim A Fillah, Jalan Cinta Para Pejuang)

Do'a Nabi Adam

Allaahumma innaka ta'lamu sirrii wa 'alaaniyyatii faqbal ma'dziratii (Ya Allah, sesungguhnya Engkau tahu apa yg saya rahasiakan dan tidak saya rahasiakan maka terimalah permintaan ampunan saya),

wa ta'lamu haajatii fakthinii suklii (dan Engkau tahu hajatku maka kabulkanlah permintaanku),

wa ta'lamu maa fii nafsii faghfir lii dzunuubii (dan Engkau tahu apa yang ada dalam jiwaku maka ampunilah dosa-dosaku).

Allaahumma innii as'aluka iimaanan yubasyiru qalbii (Ya Allah, aku meminta kepadaMU iman yang menancap di kalbu)

wa yaqiinan shaadiqan (dan -aku minta kepadaMU- keyakinan yang sejati)

hattaa a'lamu annahuu laa yushiibunii (hingga saya tahu bahwa tiada yang menimpa diriku)

illaa maa katabtahu 'alayya (kecuali apa yang telah Engkau takdirkan atasku)

warridhaa bimaa qasamtahu lii (dan -aku minta kepadaMU- rela dengan apa yang telah Engkau bagikan)

yaa dzal jalaali wal ikram (wahai Dzat Yang Maha Agung dan Mulya).

Senin, 08 Desember 2008

Simpan Dulu Harapan

Kusimpan dulu mimpi ini dalam kotak harapan.
Walau sesaat kemarin telah kucoba buka kembali.
Memang belum saatnya. Belum mendapat Izin Nya.
Namun, kotak harapan itu masih akan tersimpan rapi dalam hati.

Saat ini, kucoba ikhlas untuk mengembalikannya.
Kan kusimpan mimpi ini dengan baik.
Kucoba jaga kesuciannya dari kekotoran.
Kotor niat dan jalan.
Saat itu akan tiba, saat Allah sudah melapangkannya.
Maaf jika terulang lagi.

Takkan kusimpan kecewa, tapi kuraih makna.
Makna belajar dan belajar.
Lebih menghargai diri dan orang lain.

Evaluasi diri. Lebih penting saat ini.
Bisa saja jalan ini karena kesalahan diri.
Melewatkan Ridho Nya.

Jika umur ini masih ada.
Saat itu akan datang dengan indah atas Ridho Nya.

Selasa, 02 Desember 2008

Indahnya Saling Mencintai karena Allah

Suatu saat nanti di akhirat ada seberkas cahaya yang sangat indah. Semua bertanya, cahaya apakah itu? apakah cahaya dari nabi? ternyata, cahaya itu berasal dari orang-orang yang saling mencintai karena Allah. Semoga kita semua termasuk didalamnya. Aamiin.

Panjatkan Al-Fatihah bagi orang-orang yang dicintai. Orang tua, kakak, adik, keluarga, sahabat, muslim di seluruh dunia...

Saat kita berbagi ingatlah, bahwa ketika kita memiliki kehebatan, itu bukan milik kita, tetapi karena kekuasaan Allah.
Ketika kita lemah, ingatlah bahwa Allah MAHA KUASA, mintalah kekuatan pada NYA.

Begitu indah saling mencintai karena ALLAH ...

Senin, 01 Desember 2008

Sampaikan Rinduku Pada Mereka

Ya Allah, saat diri ini tenggelam dalam kesibukan
Saat diri ini, ada dalam keramaian.
Saat diri ini ada dalam kemeriahan.
Ada sepenuh rasa rindu.
Rasa rindu pada mereka.

Mereka yang menyapaku hangat penuh ketulusan.
Mereka yang senantiasa mengingatkanku akan indahnya iman.
Mereka yang akan menegurku saatku lalai.
Mereka yang akan selalu bertanya kabar keimananku, bukan kabar hartaku.
Mereka yang bahagia dalam kesederhanaan, dan kaya dalam keyakinan.

Aku rindu mereka Ya Allah...
Aku rindu berada dalam barisan itu.
Aku rindu susah payah itu.
Aku rindu indahnya berjalan dalam perjuanganMU.
Sungguh, aku sangat rindu.
Hanya saja, aku terlalu sibuk.
Sibuk dengan urusanku.
Sibuk dengan kepentinganku.

Jika mereka berdo'a, ingatkan mereka agar mereka mendo'akanku.
Mendo'akanku agar masih bisa kuraih sisa keyakinanku.
Agar kupertahankan keimanan ini.
Agar dapat aku kembali segera.
Kembali bersama mereka, berjuang dan terharu bersama.

Namun, jika waktuku tak sampai,
Tetapkanlah diri ini sebagai bagian dari mereka.
Walau raga tak nyata bersama. Tapi, hati ini tetap menyala.

Ya Allah, kuatkan dan lindungi mereka.
Jika suatu saat mereka bertanya.
Katakan, bahwa aku sangat merindukan mereka.